Rabu, 30 Mei 2012

Pelaksanaan Scanning UASBN Kota Bima 2012

Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) secara nasional dilaksanakan mulai tanggal 7 s.d 9 mei 2012, ujian nasional untuk tingkat SD/SDLB dan MI ini dilaksankan secara serentak oleh seluruh sekolah penyelenggara dengan di jaga ketat oleh aparat kepolisian dari masing-masing kabupaten kota. Kota Bima adalah merupakan salah satu Kabupaten Kota yang menyelenggarakan UASBN dengan jumlah sekolah penyelenggara 86 sekolah baik negeri maupun swasta dengan jumlah siswa yang terdaftar 2.971 orang. Pemeriksaan Lembar Jawaban Komputer (LJK) siswa dilaksanakan di masing-masing Kabupaten/Kota oleh tim yang sudah dibentuk dengan SK Kepala Dinas setempat. Jumlah siswa yang tidak hadir pada pelaksanaan ujian tahun ini 25 orang. Muhamad Iqbal, SE selaku ketua Tim Pemeriksa menjelaskan bahwa ada beberapa permasalahan yang terjadi selama pelaksanaan scanning berlangsung diantaranya: 1. Masih banyaknya siswa yang tidak mengisi biodata termasuk nomor ujian 2. masih ada siswa yang lembar jawabannya kotor sehingga tidak dapat di baca oleh sistem 3. banyak jawaban ganda sehingga hal ini menambah pekerjaan tim untuk menghapus salah satu jawaban yang tipis.

Jumat, 13 April 2012

Persiapan UASBN 2012

Dalam menghadapi UASBN 2012 Dinas Dikpora Kota Bima sudah melakukan berbagai kegiatan yang merupakan awal dari persiapan siswa untuk menghapadapi UASBN yang akan di helat secara serentak di seluruh wilayah Republik Indonesia pada awal bulan mei mendatang. Contoh kegiatan yang dilakukan adalah Ujian Try Out yang dilaksankan dua tahap. Pemeriksaan Try Out pada tahun ini dilakukan oleh tim dari Dinas Dikpora Kota Bima yang sudah dibentuk dengan SK Kepala Dinas Dikpora Kota Bima. Penggunaan LJK dalam ujian Try Out kali ini adalah sebagai latihan awal bagi seluruh peserta sebelum menghapai UASBN nanti, karna apabila  hal ini tidak dilakukan maka dikhawatirkan akan menyulitkan siswa itu sendiri, karna banyak sekali siswa-siswa pada ujian tahun ajaran sebelumnya yang tidak memahami cara pengisian LJK. mudah-mudahan dengan adanya Uji coba ini dapat menambah wawasan siswa dan mengurangi tingkat kesalahan dalam pengisian biodata dan jawaban di  LJK.

Sabtu, 11 Februari 2012

PERSIAPAN UASBN 2011/2012 KOTA BIMA

Dinas Dikpora Kota Bima Melalui Bidang Dikdas, akan melaksanakan Try Out Bagi seluruh siswa SD/MI yang ada di Kota Bima. Pelaksanaan Try Out ini adalah merupakan bagian dari persiapan siswa sebelum menghadapi ujian nasional nanti yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 7-9  Mei 2012.

Senin, 23 Mei 2011

PELAKSANAAN SCANNING LJK UASBN SD/MI/SDLB 2011

Tim Scanning Lembar Jawaban Komputer ( LJK ) UASBN SD/MI/SDLB Dikpora Kota Bima Telah melakukan Scanning ( Pemindaian ) LJK dengan aman dan lancar dengan pengawalan ketat dari Aparat Kepolisian Resort Bima Kota, dalam proses scanning kali ini Tim bekerja keras untuk menyelesaikan  scanning seluruh lembaran LJK yang sudah tersusun rapi sebelumnya. Mas Iqbal sebagai ketua tim mengatakan bahwa scanning tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karna adanya perubahan software dan LJK dari pusat ( Kemendiknas RI )  di Jakarta. Ada beberapa permasalahan yang terjadi pada saat scanning diantaranya : Adanya LJK yang terjepit oleh pengawas ruang, Lembar Jawaban kotor,  LJK tidak dapat di baca oleh komputer, banyak siswa yang tidak mengisi biodata dll. ini semua terjadi karna kurangnya sosialisasi dan desiminasi yang  dilakukan oleh Dinas Dikpora Provinsi maupun Dinas Dikpora Kota Bima beserta UPTD Dikpora yang ada di masing-masing kecamatan. Kedepan di harapkan Kepada seluruh komponen yang ada agar dapat melakukan sosialisasi dan desiminasi secara rutin sebelum pelaksanaan ujian. Pelaksanaan Scanning di laksanakan 10 hari mulai dari tanggal 14 s.d 23 Mei 2011 bertempat di Dinas Dikpora Kota Bima. Kepala Dinas Dikpora Kota Bima ( H. Nurdin, SH ) dalam keterangannya, mengharapkan kepada Tim agar bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab sehingga hasil yang di harapkan dapat tercapai dan meraih sukses dengan hasil yang sangat memuaskan sehingga dapat mengangkat Nama Kota Bima baik di tingkat Provinsi maupun di tingkat Nasional.

Kamis, 12 Mei 2011

UASBN KOTA BIMA BERAKHIR DENGAN AMAN DAN LANCAR

           Hari terakhir UASBN Kota Bima berakhir dengan aman dan lancar, tanpa ada gangguan dan intervensi dari pihak luar. Gufran,M.Si selaku kasi kurikulum TK/SD dalam siaran persnya mengatakan bahawa keberhasilan ini semata-mata karana dukungan semua pihak termasuk dari pihak Kepolisian Bima Kota yang sudah mengerahkan personilnya setiap hari untuk mengawal jalannya ujian, mulai dari pengambilan penitipan dan pengamanan soal di Polresta Bima Kota sampai pengataran soal ke sekolah-sekolah di kawal oleh personil kepolisian dari polresta Bima Kota.  

Rabu, 11 Mei 2011

UASBN KOTA BIMA BERJALAN LANCAR

 Kepala Dinas Dikpora kota bima melalui Kasi Kurikulum bidang TK/SD Gufran AH dalam keterangan persnya pada sejumlah wartawan di Bima mengatakan," dua hari pelaksanaan UASBN di kota bima untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika berjalan dengan lancar,tertib dan aman hal itu sesuai program berdasarkan petunjuk dalan BSNP dan petunjuk tekhnik yang dikeluarkan dinas dikpora provinsi NTB
           Kasikurikulum menambahkan,kelancaran dan keamanan  hajatan nasional UASBN itu berkat kerjasama seluruh komponen masyarakat bima lebih aparat kepolisian Resort polres Bima Kota yang sudah bersusah payah guna mengamankan dan mengerahkan seluruh potensi yang ada pada seluruh jajaranya mulai dari pengambilan soal sampai dengan pengamanan ketempat sekolah yang melaksanakan ujian nasional.
           Gufran sangat optimis bahwa UASBN tahun pelajaran 2010-2011 kota bima dapat mendulan prestasi yang lebih bagus dan dapat mempertahankan peringkat pertama perolehan nilai UASBN tingkat provinsi NTB pada tahun sebelumnya.
           obsesi perolehan nilai UN yang tinggi itu wajar di dilakukan mengingat kesiapan para siswa SD kota bima menghadapai UASBN sejak lima bulan yang lalu selain itu dengan mengadakan pengayaan les tambahan dan Try aot selama dua kali. pelaksanaan UASBN tahun pelajaran 2011 ini tidak ada lagi  ujian ulang seperti tahun-tahun sebelumnya namun yang ada adalah UN utama dan UN susulan, UN susulan hanya berlaku bagi peserta didik yang sakit atau berhalangan dan dibuktikan dengan surat keterangan yang sah baik dari dokter maupun dari rumah sakit, Jelas Gufran
          lebih lanjut Gevon akrab dipanggil menambahkan pengumuman hasil UN direncanakan akan dilakukan secara serentak disekolah/madrasah penyelengara seluruh indonesia selambat-lambatnya minggu ke 3 bulan juni 2011,dengan ketentuan peserta didik dinyatakan lulus US/M pada SD,MI dan SDLB apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan nilai S/M, nilai S/m diperoleh dari rata-rata gabungan nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 7,8,9,10 dan 11  dengan pembobotan 60% untuk nilai US/M dan 40% untuk nilai rata-rata rapor.
         Menjawab pertanyaan terkait keberanian menargetkan untuk semua mata pelajaran yang di UASBN kan dapat memperoleh nilai yang lebih tinggi lebih mata pelajaran matematika," kasi kurikulum bidang TK/SD ini  menegaskan pelajaran matematika selama ini bagi anak-anak dianggap momok yang menakutkan namun untuk anak-anak di kota bima matematika dapat dipelajari dengan baik satu bukti banyaknya animo anak-anak dikota bima ini yang mengikuti les privat pelajaran matematika dan yang hal yang membagakan bagi orang tua dan jajaran Dikpora kota Bima dan masyarakat kota bima adalah dimana dalam lomba  OLIMPIADE PASIAD MATEMATIKA 7 siswa SD kota bima mampu meraih juara dua tingkat  provinsi NTB dari 1750 peserta yang mengikuti lomba kala itu
        
           

Senin, 09 Mei 2011

SD/MI SE KOTA BIMA SIAP MELAKSANAKAN UASBN T.A 2010/201

             Kepala Dinas Dikpora Kota Bima Melalui Kasi kurikulum Dikdas memberikan keterangan berkaitan dengan kesiapan pelaksanaan UASBN tingkat Kota Bima Tahun Ajaran 2010/2011. Pelaksanaan UASBN SD/MI akan dilaksanakn secara serentak seluruh Indonesia mulai tanggal 10 s.d 12 Mei 2011. Untuk Kota Bima Jumlah siswa yang ikut ujian sejumlah 2.648 siswa terdiri dari 1.337 laki-laki dan 1.311 peserta perempuan, dari jumlah 2.648 terbagi dalam 19 Sub Rayon dan 173 ruangan, untuk tingkat SDLB tidak memiliki peserta ujian karna satu-satunya peserta ujian dari SDLB telah meninggal dunia sehingga total sekolah yang mengikuti ujian menjadi 83 sekolah dari 84  jumlah sekolah peserta ujian. untuk soal ujian alhamdulillah sudah didistribusikan dari Dinas Dikpora Provinsi NTB menuju Kota Bima di kawal langsung Anggota Intel  Polda NTB dan di terima oleh Dinas Dikpora Kota Bima disaksikan Kepala Intel Polres Bima Kota. Mulai Minggu tanggal 8 sampai dengan hari Rabu 12 Mei 2011 kedepan soal dalam pengamanan pihak Polresta Bima Kota, dan setiap hari akan di ambil oleh seluruh kepala SD/MI atau salah satu perwakilan dari sekolah yang bersangkutan dengan membawa Surat Tugas masing-masing dari sekolah. Untuk hari pertama Ujian Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika dan hari Ketiga Ujian IPA. Menurut Kasi Kurikulum Bidang TK/SD Dinas Dikpora Kota Bima ( Gufran S.Pd, M.Si/Gefon ) salah satu bukti kesiapan siswa  SD/MI dalam menghadapi ujian ini adalah pengayaan, les tambahan dan  latihan penyelesaian soal-soal UASBN serta Pelaksanaan Try Out dengan menggandeng pihaki luar untuk obyektif penilaian dan pembuatan soalnya. Sementara itu Tim Scanning UASBN Dikpora Kota Bima sudah siap melaksanakan  scanning LJK semua mata pelajaran, mualai dari Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. Nama-nama anggota Tim Scanning yang sudah di bentuk dengan SK Walikota Bima adalah :
1. Muhamad Iqbal,SE ( Ketua Tim )
2. Asikin MH ( Sekretaris )
3. Sri Astuti Handayani, SE ( Anggota )
4. Afarullah ( Anggota )
5. Rini Andriani, SE ( Anggota )
6. Mihrab, S.Sos ( Anggota )
Kepala Dinas Dikpora Kota Bima Melalui Kasi Kurikulum TK/SD Mengharapkan kepada seluruh Tim Scanning agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan penuh tanggung jawab, dan kepada Tim Scanning agar selama melaksanakan scanning tidak melakukan hal-hal yang dapat merusak citra dunia pendidikan Kota Bima.